Cara Instalasi Windows Server 2003
Pada menu di dalam BIOS, carilah menu untuk pengurutan booting komputer, bisa dilihat contoh di gambar sebelah tuh. Kalau di contoh tersebut, untuk merubah urutannya dengan menekan tombol + untuk ke atas dan - untuk ke bawah. Sekarang setting CD-ROM Driver sebagai urutan booting teratas. Kan rencana kita akan booting komputer menggunakan CD Microsoft Windows Server 2003.
Setelah itu save setting-an BIOS tersebut dengan menekan tombol F10 atau tekan ESC sampai muncul pilihan save setting. Lalu restart.
Oh iya�jangan lupa..sebelum restart, CD Microsoft Windows Server 2003-nya dimasukkan ke CD ROM Drive-nya ya�
Setelah kita restart dan booting melalui CD Microsoft Windows Server 2003, kita akan masuk ke window Welcome Screen, ada beberapa pilihan di sini. Karena kita instal server baru, ya kita tekan ENTER.http://emoticons4u.com/sad/106.gif
Pada window EULA, tekan saja F8. Lalu kita lanjut ke window Partition. Di sini ditampilkan partisi yang ada di komputer kita. Penulis menganjurkan supaya tidak mempartisi harddisk tersebut, kenapa? Nanti kita akan bahas dibagian Backup System,
Oke, di window format tekan saja ENTER. Kita akan mem-format harddisk tersebut dengan file system NTFS. Setelah itu biarkan setup mem-format harddisknya
terus setup akan lanjut kepada copy file
Setelah itu akan dilanjutkan instalasi Microsoft Windows Server 2003,, ada beberapa yang harus disetting pada sesi ini, seperti location. Click costumize lalu pada location pilih Indonesia dan tekan Apply dan tutup serta click next.
Pada window personalize your software, pada username isi Aay Rahayu dan pada Organization isi jealousboy12.blogspot.com, lalu click next.Masukkan product key anda, click next. Lalu akan tampil window untuk jumlah lisensi yang anda beli. Bila anda membeli 150 licensi, maka pilih Per Server, dan pada number of concurrent connections isi 150. Tetapi bila anda membeli volume license, pilihlah Per Device or Per User, maka anda dapat menambah user sebanyak yang ada mau dan tentunya membayar lisensi sebanyak jumlah usernya.
Pada window selanjutnya kita diharuskan mengisi nama komputer dan password administrator, isilah JA-FILE pada computer name dan Password1234 pada password.
Selanjutnya atur Time Zone anda, di jakarta tuh pilih GMT +07.00
Pada window Networking Settings, pilih Custom Settings lalu next. Pada Networking Components pilih Internet Protocol (TCP/IP) lalu click properties. Isi dengan IP address: 10.61.0.1 Subnet Mask: 255.255.255.0 Gateway: 10.61.0.254 Preferred DNS Server: 10.61.0.1
Why?
IP address 10.61.0.1 dan Subnet Mask 255.255.255.0 (disingkat 10.61.0.0/24) berarti kita memiliki IP address dari 10.61.0.0 - 10.61.0.255, tetapi 10.61.0.0 otomatis dipakai untuk Network ID dan 10.61.0.255 sebagai Broadcast, sedangkan 10.61.0.1 - 10.61.0.254 masih available.
Gateway dan DNS diisi dengan IP server itu sendiri karena pada jaringan kita belum ada sama sekali yang bertindak sebagai Gateway (pintu menuju internet) dan DNS Server (Server Penyimpan nama dan IP address komputer-komputer)
Sekarang pilih OK dan next lalu kita akan maju ke window workgroup or computer domain, tidah perlu dirubah langsung click next.
Ok sekarang tunggu sampai instalasi selesai dan komputer reboot.Sekarang kita akan meng-update server ini memakai Microsoft Windows Server 2003 Service Pack 2. Ini adalah update terakhir dari Microsoft. Tentunya kita tidak perlu menginstal Service Pack 1 karena di dalam Service Pack 2 ini juga ada update dari Service Pack 1.
Langkah awal ya.. download Service Pack 2 dari website microsoft. Nanti akan ter-download file WindowsServer2003-KB914961-SP2-x86-ENU.exe. Selanjutnya double click pada file tersebut, maka file tersebut akan memulai extract file-file yang ada di dalamnya.
Setelah extract, maka akan muncul Software Update Instalation Wizard dan click next. Window selanjutnya adalah License Agreement, click next. Muncul Select Option, click next. Maka Service Pack 2 akan memulai install, mungkin bisa menghabiskan 30 menit sampai 1 jam.
Ketika instalasi selesai, click finish maka windows akan otomatis restart. Login kembali ke Microsoft Windows Server 2003, jalankan start > run > winver lalu enter. Anda akan melihat versi Microsoft Windows Server 2003 sudah ter-upgrade dan sekarang menggunakan Service Pack 2.
Pertama, tentu saja kita memasukkan CD Smart Start ke CD ROM Server, Trus on-nin tuh server. Ketika muncul dialog jangan lupa pilih Smart Start 760. dan Pilih bahasa yang anda mengerti, bahasa Inggris pada ngerti kan??? Karena bakal digunakan sepanjang installasi berjalan.
Di jendela selanjutnya, yaitu jendela EULA,, pilih Agree. Lanjut pada halaman Smart Start Home pilih Deploy Server lalu pada halaman Server Deployment pilih Continue.
Disambung dengan memilih Windows 2003 dan Windows Server 2003 Standard Edition pada jendela Operating System, barulah klik Continue. Nah, pada dialog Operating System Media Source terdapat Specify operating system source format, pilihlah CD-Rom trus Continue.
Pilih NTFS untuk file system dan pilih Maximum untuk Partition Size yang terdapat di jendela Disk Partitioning Options lalu Continue. Sekarang, masukkan User name: Syarifuddin dan Organization name: darinol.net dilanjutkan dengan memasukkan Product Key Windows Server 2003 kita dan memilih License Type-nya Per Seat, lalu Continue. Pilih No pada dialog SNMP configuration dan klik Continue 
Selesailah sudah tahap pertama dari installasi windows server 2003 menggunakan CD Smart start. Di pertemuan berikutnya, kita akan mempelajari cara installasi windows server 2003.
Masukkan CD Windows Server 2003 R2 standard edition. Eeeiiiitttss� jangan kaget bin binun. Server secara otomatis akan restart lho temen-temen. Tunggu ya sampai installasi windows selesai
Bila installasi telah selesai, klik Next. Beri nama JA-File untuk Computer Name dengan password Password1234 trus Next. Lakukan pengaturan waktu dan tanggal dilanjut dengan Next. Begitu muncul dialog Workgroup or Computer Domain, pilih No dan isilah workgroup.
Setelah restart, login-lah kembali, maka akan muncul dialog HP Installation Utility, tunggu sampai restart dan login-lah kembali
Masukkan CD Windows Server 2003. Di jendela Setup Wizard, beri tanda cek pada Create Dekstop shortcut trus Next. Pada dialog Setup Summary, klik Next lalu klik Finish.
Setelah installasi selese lakukan settingan VGA dengan cara meng-click kanan dekstop > properties > setting > pilih screen solution menjadi 1024 by 768 pixels trus Ok.







